Apakah Bitcoin Menjadi Acuan Standard Cryptocurrency sebagai Emas Digital?

Apakah Bitcoin Menjadi Acuan Standard Cryptocurrency sebagai Emas Digital?

ChainsightNews | Pada artikel sebelumnya tentang sejarah singkat uang dimana Bretton Woods Conference pada tahun 1944 menghasilkan sistem moneter internasional dengan standard nilai tukar emas dan mata uang.  Apa yang terjadi bila bitcoin diakui sebagai emas digital dan dijadikan sebagai acuan dikeluarkannya jumlah dan nilai dan asset crypto? Atau bitcoin harus didukung kembali oleh emas? Seperti jumlah mata uang fiat US Dollar yang dikeluarkan berdasarkan acuan cadangan emas walaupun emas sendiri tidak didukung oleh apapun. Tidak mengherankan bila Amerika mengeluarkan mata uang fiat US Dollar terbanyak mengingat cadangan emas terbanyak juga dimiliki oleh Amerika. Akankah emas yang biasanya dijadikan acuan jumlah dan nilai uang fiat dapat digantikan oleh bitcoin?


Investasi bitcoin dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir mengalami kenaikan 21.588.800% bahkan sampai mengalahkan Amazon yang hanya mencapai kenaikan 2.171,38%, Nasdaq 100 di 389,97%  dan S&P 500 di 203,97%.

 

Bagaimana bila Libra adalah crypto sebagai pengganti uang fiat US Dollar bersama-sama dengan crypto bank central melakukan sentralisasi? Apakah pertumbuhan ekonomi negara paman sam tersebut dapat menyentuh 4%?. Berita buruknya adalah bahwa pemerintah India dan para regulator tampaknya berhasil dalam misi mereka melawan bitcoin, namun ketika ekonomi dunia ambruk, maka India terlambat dengan tidak melihat perkembangan crypto bitcoin sebagai mata uang digital masa depan yang digunakan dalam perdagangan internasional.

We can’t allow Facebook run a risky new crypto currency out of a Swiss bank account without oversight.

-Sherrod Brown,

US Senator.

IMF (International Monetary Fund) sang penjaga tatanan ekonomi global yang sedianya berfungsi sebagai pengawas kebijakan moneter, penjaga stabilitas nilai tukar, penjaga stabilitas keuangan internasional, perdagangan dan pertumbuhan ekonomi dunia yang beranggotakan 189 negara sedang gencar melakukan riset cryptocurrency dan hasilnya hampir semua bank sentral berencana mengeluarkan digital currencies. Bagaimana dengan Bank Sentral Indonesia? Kira-kira nama crypto apakah yang familiar dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat? Bukankah bank central akan mengulang kembali kesuksesan fiat dalam melakukan sentralisasi terhadap crypto?

“I think bitcoin is the future currency. People ask me, ‘Are you going to sell your bitcoin (for fiat)?’ and I say, ‘Why would I sell the future for the past?’ I don’t know why anyone would want to go back to fiat when crypto is distributed, secure and global, while fiat is subject to the whims of political forces”.

-Tim Draper

Fiat currency is the currency for government, Libra is for corporations and only bitcoin was the asset for the people. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, satu-satunya negara didunia yaitu Bulgaria yang memiliki bitcoin dengan jumlah yang melampaui cadangan emas negara tersebut. Bulgaria memiliki 200.000 bitcoin yang setara dengan Rp 30 Triliun bila konversi 1btc = Rp 150.000.000,-sementara cadangan emasnya hanya 40 ton setara dengan Rp 27,788 Triliun dengan acuan harga emas Antam Rp 694.700/gram. Kenaikan harga bitcoin akan terus mengalami  pertambahan mengingat kelangkaan supply yang hanya 21.000.000 bitcoin, sementara nilai mata uang fiat US Dollar keluaran sentral bank Fed mengalami penurunan terus sejak Fed berdiri 1913.

It’s out of question (that Facebook’s Libra can) become a sovereign currency. It can’t and it must not happen.

-Bruno Le Maire,

French Finance Minister

Bitcoin telah bertumbuh cepat di negara Rusia, Korea Selatan, Brazil, Canada dan Norway dan lain-lain. Bitcoin lebih baik daripada sistem digital mata uang fiat karena potentially anonymous, freeze-proof, faster to transfer, cheaper to transfer, predictable and limited in supply, not controlled by a central authority dan not debt-based. Bitcoin lebih baik daripada emas karena easy to transfer, easy to secure, easy to verify dan easy to granulate. Keunggulan bitcoin selain terdesentralisasi adalah tidak mudah untuk di-hack puluhan juta komputer diseluruh dunia pada waktu yang sama, kenapa? akan kami bahas dalam artikel berikutnya. Stay tune....

 

Setidaknya ada 1.400 supermarket yang ada di Australia sudah menggunakan crypto sebagai alat bayar seperti bitcoin, eth, ltc dan bnb, bahkan pasar retail seperti Bentley, Bugatti, Rolls-Roys juga Lexus sudah menerima bitcoin dan litecoin. 

Perkembangan crypto bitcoin pada beberapa negara seperti kepemilikan bitcoin di Argentina sendiri terus bertambah pada puncak tertinggi pada bulan November.

Negara Iran mengumumkan penciptaan cryptocurrency yang didukung emas sebagai cara mempromosikan transaksi komersial setelah dikeluarkan dari sistem SWIFT. Untuk saat ini Gubernur Bank Sentral Iran (CBI) Abdolnaser Hemmati pada hari Minggu hanya mengkonfirmasi persetujuan dari suatu mekanisme untuk memungkinkan penambangan crypto.

Negara tirai bambu China memastikan bitcoin secara hukum sebagai digital property dibawah hukum lokal.

Sinyal pasar internasional bahwa investasi di cryptocurrency terus meningkat dengan kenaikan capital market cap dan adanya inovasi-inovasi baru untuk mengurangi crypto risk. Sejak white paper bitcoin dirilis tahun 2008 hingga terjadi halving pertama tahun 2012 dengan marketcap $1 billiun dan halving kedua tahun 2016 marketcap bitcoin telah mencapai $10 billiun, halving berikutnya akan terjadi pada tahun 2020.

The bigger risk is not owning bitcoin!