Blockchain Tidak Nyata, Tapi Bermanfaat. Bagaimana Bisa ?

Blockchain Tidak Nyata, Tapi Bermanfaat. Bagaimana Bisa ?

Teknologi blockchain saat ini yang kita rasakan manfaatnya merupakan teknologi yang mempunyai sisi bisnis yang bukan saja menguntungkan, tetapi mendapatkan pengalaman dalam menikmati fitur canggih dair teknologi ini, begitu kira-kira yang ingin dikatakan oleh penggagas dan pelaku bisnis dari teknologi blockchain ini.

Kecanggihan dari manfaat tersebut bisa dirasakan di dalam dompet anda yang selalu anda kantongi dan dibawa kemana dan kapan saja, ketika anda sudah merasakan teknologi blockchain ini anda tidak perlu lagi membawa dompet anda untuk melakukan transaskis di swalayan. Chief Product Officer Ambrosus Vlad Trifa bahkan memberikan Anda untuk merasakan kecanggihan dari teknologi ini hanya dengan satu tautan saja dalam rantai pasokan untuk mendapatkan manfaatnya.

Perusahaan Eropa memasok sensor yang menyertai barang-barang di rantai pasokan yang akan memverifikasi, di samping entri ke blockchain untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam melakukan verivikasi data dalam pesanan. Dengan menambahkan sensor pada pengiriman, maka dunia nyata dengan dunia digital tidak lagi dapat dibedakan.

Walau revolusi dunia sudah berjalan, tetapi masih banyak saja data yang belum menggunakan kecanggihan dari teknologi digital ini, sehingga membuat penipuan data makin marak setiap saat. “Kami melihatnya seolah-olah Anda adalah produsen yang baik maka Anda memiliki lebih banyak alat untuk membuktikan klaim yang Anda buat di pasar. Jika Anda produsen yang buruk maka Anda tidak ingin data itu transparan dan itulah masalah yang kami coba pecahkan sejak awal. " Kata Trifa

Untuk guru pemasaran David Wachsman, CEO Wachsman PR, bantuan yang dapat ditawarkan blockchain secara efektif perlu menjadi tidak terlihat. Dia berkata, "Faktanya adalah bahwa blockchain berguna, kecuali Anda tidak harus tahu bahwa Anda menggunakan blockchain untuk menggunakannya."

Wachsman adalah perusahan yang bermain di dunia industry batu bara yang telah lolos dari kebangkrutan dari bisnis nya berkat teknologi blockchain. Ia memberikan cara yang dipakainya agar terlepas dari masalah ini yaitu dengan memberikan kepercayaan dalam mengambil alih perusahaan besar. Dia berkata, “Ini fakta menarik bahwa kita melihat JP Morgan membuat koin mereka sendiri dan secara terbuka melepaskannya. Fakta bahwa ada rumor Facebook mempekerjakan puluhan anggota staf. Kami juga telah melihat bahwa Amazon menghabiskan banyak uang untuk layanan blockchain dan semua perusahaan besar melakukan ini, bahkan Apple memiliki tim blockchain. ”

Dia berkata lagi, “Bagi kami, telah memastikan bahwa masuk akal secara komersial bagi orang-orang untuk dapat menggunakannya. Dan kami telah menemukan bahwa itu baik untuk menyelesaikan masalah nyata.

Pubali Sen yang berbasi di California dan Susan Outlaw dari Yruha juga berpendapat bahwa teknologi ini siap untuk digunakan selama perusahaan dapat mendorong orang untuk berinteraksi. Mereka mengatakan, "Kami tahu teknologi di semua aspek, termasuk blockchain, bisa menjadi game-changer. Saat kami terus berkembang, kami meningkatkan AI untuk membantu orang terhubung dengan kegiatan di luar ruangan tergantung pada suka / tidak suka mereka dan tren yang mereka ikuti dalam aplikasi itu sendiri.  

Untuk Wachsman ruang sangat banyak pada pendakian, hanya saja banyak suara hilang. Dia berkata, "Jika Anda ingin adopsi massal yang sebenarnya, dan Anda ingin teknologi itu digunakan oleh lebih banyak orang daripada hanya di konferensi ini, maka kita perlu menjadi tidak terlihat."