Mengintip Perkembangan Teknologi Blockchain di Indonesia Yang Semakin di Depan

Mengintip Perkembangan Teknologi Blockchain di Indonesia Yang Semakin di Depan

Berita mengenai perkembangan teknologi blockchain dan pelaku bisnis cryptocurrency di Indonesia tak ada habis-habisnya menjadi perbincangan  penting di media masa hingga komunitas kripto di Indonesia.

Kehadiran teknologi blockchain khususnya di bidang teknologi keuangan bukan untuk mengganggu dan menggeser keuangan tradisional yang sudah terlebih dahulu mengecap asinya lautan, tetapi ingin memberikan edukasi mengenai teknologi terbarukan ini agar masyarakat perduli dan mengerti akan manfaat dari kemampuan teknologi ini.

Perlu diketahui, cryptocurrency di dukung dengan system teknologi blockchain yang terdesentralisasi, sehingga tidak ada pencatatan transaksi yang salah atau dilewatkan. Jelas ini sangat berbeda dengan system transaksi keuangan yang sudah ada saat ini, sehingga sudah banyak lembaga keuangan, hingga lembaga pemerintahan untuk mencoba dan menerapkan teknologi blockhain ini.

Berangkat dari edukasi yang dilakukan oleh komunitas hingga membangun ekosistem blockchain di Indonesia, maka saat ini Indonesia semakin terdepan dalam memanfaatkan teknologi ini secara aktif. Salah satu buktinya, Indonesia melalui Bank Indonesia (BI) sudah berencana untuk melahirkan mata uang digitalnya yang didukung dengan teknologi blockchain guna melakukan transaksi pada umumnya, sama seperti cryptocurrency. Dengan adanya kemajuan ini, maka sudah bisa dipastikan Indonesia merupakan Negara pertama di Dunia yang meluncurkan Rupiah digitalnya sendiri. Dengan ini, maka saat ini sudah ada beberapa bank besar di Indonesia yang akan mencicipi manisnya teknologi blockchain di dunia keuangan Indonesia, diantaranya Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Danamon dan Bank Permata.

Manfaat Blockchain
Blockchain sudah terbukti memudahkan segala aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh manusia, diantaranya adalah aktivitas dalam bertransaski uang antar negara. Penggunaan teknologi blockchain ini bisa menghilangkan perantara yang membuat transaksi antar Negara seefisien mungkin dan tanpa biaya. Disisi lain, teknologi blockchain juga dapat membantu pengembangan industry music di Indonesia yang merupakan salah satu dari 16 sektor ekonomi kreatif dengan pertumbuhan tercepat. Dalam hal ini para musisi tanah air dengan mudah mendeteksi data pengunduhan online, sehingga royalty dari pengunduhan tersebut dapat tercatat dengan lengkap tanpa terlewatkan, sehingga para pencipta lagu dan artis musisi tanah air tetap terus berkarya karena sudah dipastikan akan mendapatkan perlindungan hak cipta karena teknologi blockchain ini.

Fitur keamanan Blockchain yang kuat juga dapat memastikan proses pemungutan suara yang aman dan aman. Horizon State, sebuah perusahaan blockchain yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat tahun lalu mengumumkan kemitraan strategis dengan Dr Marzuki Usman, mantan ketua Bursa Efek Jakarta dan perusahaan fintech Morgan De Vere dan MCV-CAP untuk menyediakan layanan blockchain ke Indonesia. State Horizon berspesialisasi dalam keterlibatan masyarakat yang aman. Platform yang disediakan perusahaan memungkinkan orang untuk berkolaborasi secara demokratis dengan menyediakan alat yang memungkinkan sistem pemungutan suara yang tahan-rusak. Ini memastikan proses pengambilan keputusan di tempat kerja, komunitas, atau daerah pemilihan tertentu menjadi efisien dan transparan.

Indonesia juga merupakan negara dengan banyak bisnis kecil, dan pengenalan blockchain dapat meningkatkan sektor ini juga. Banyak perusahaan kecil di Indonesia tidak dapat menggunakan mekanisme pembayaran digital karena tingginya biaya yang ditetapkan oleh perusahaan kartu kredit atau bank. Blockchain memberi perusahaan alternatif yang lebih murah dan lebih birokratis untuk itu. Dan masih banyak sejumlah manfaat dari teknologi blockchain yang dapat membantu seluruh kegiatan banyak orang di seluruh dunia.


Komunitas Blockchain
Dengan dukungan dari bank sentral dan keterbukaan yang diberikan oleh pemerintah, maka sudah makin banyak perusahaan hingga lembaga pemerintahan yang bergabung menggunakan teknologi blockchain. Dari situlah lahir lebih banyak perusahaan atau inisiatif spesifik blockchain sedang dibentuk di Indonesia. Contoh dari start-up yang melihat adanya potensi besar dari tren blockchain ini adalah Blockchain Zoo yang Berbasis di Bali. Blockchain Zoo adalah perusahaan pertama yang menawarkan layanan konsultasi blockchain di Indonesia. Komunitas blockchain berkembang di Indonesia, sedemikian rupa sehingga Asosiasi Blockchain Indonesia telah didirikan oleh enam perusahaan blockchain yang beroperasi di Indonesia.

Pada bulan Agustus 2018, asosiasi bersama dengan organisasi lain seperti Kamar Dagang dan Badan Industri untuk Ekonomi Kreatif, dan Hara (proyek blockchain untuk dampak sosial) berkumpul untuk meluncurkan hub blockchain pertama di Indonesia. Hub Blockchain Indonesia akan menyatukan komunitas blockchain lokal untuk berfungsi sebagai platform untuk kolaborasi dan jaringan antara berbagai proyek blockchain Indonesia dan global.

Kita sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia harus berbangga karena telah melangkah lebih maju dalam penggunaan dan turut serta merasakan manfaat dari perkembangan teknologi blockchain di Indonesia. Indonesia merupakan rumah bagi perkembangan teknologi blockchain yang sangat potensial.