Vex Genesis Block: Block Pertama Vexanium, Ada Apa Saja ?

Vex Genesis Block: Block Pertama Vexanium, Ada Apa Saja ?

ChainsightNews | Vexanium Genesis Block telah hadir! Genesis Block sendiri merupakan block pertama dari blockchain. Versi modern dari penomoran blockchain adalah blok 0 meskipun versi yang sangat awal menghitungnya sebagai blok 1. Genesis Block hampir selalu dicoding secara manual ke dalam aplikasi software yang menggunakan blockchain.

Setelah block pertama, blockchain sudah berjalan dan siap digunakan. Teknologi blockchain Vexanium merupakan generasi blockchain berikutnya yang siap untuk diadopsi massal untuk penggunaan DApp dan penetrasi ke retail.

Berikut adalah beberapa ekosistem yang akan hadir pada mainnet Vexanium:

 

VEXPlorer (VEX Browser)


VEX Browser merupakan aplikasi software dalam bentuk website dimana user dapat memantau segala sesuatu yang berhubungan dengan blockchain Vexanium. User dapat memantau secara langsung pergerakan harga VEX – USD, harga RAM, block yang sudah di produksi, block producer dan banyak lagi. Selain itu user juga dapat mengirim VEX, membeli, menjual hingga mendonasikan RAM. VEXPlorer akan diluncurkan pada 3 Juli 2019.

 

VEX Wallet


VEX Wallet merupakan wallet digital yang berjalan di atas blockchain Vexanium. Di dalam VEX Wallet ini Anda dapat menggunakan beberapa fitur diantaranya menyimpan VEX, transfer VEX dari satu address ke address lainnya, membeli hingga menjual RAM, CPU, dan NET yang akan digunakan untuk melakukan transaksi di blockchain Vexanium. Pada VEX Wallet, user dapat mengelola VEX mereka dan menggunakan semua DApp Vexanium dalam satu platform. VEX Wallet pada PC akan diluncurkan pada 29 Juni 2019.

 

VEX DApps


DApps (Decentralized Application) merupakan aplikasi terdesentralisasi yang beroperasi menggunakan blockchain Vexanium. User dapat menggunakan dan membuat DApps mereka sendiri menggunakan blockchain Vexanium. Vexanium sendiri berencana untuk meluncurkan lebih dari 100 DApps di tahun ini. VEX DApps akan diluncurkan pada 11 Juli 2019.

 

Decentralized Finance (DeFi)


Teknologi keuangan yang dibangun diatas blockchain Vexanium. Teknologi ini merupakan protokol open source dimana user dapat membuat dan mengeluarkan aset digital sendiri. User dapat membuat protokol pinjaman, investasi, memprediksi situasi market, exchange dan juga stablecoin. DeFi akan diluncurkan pada 11 Juli 2019.

Premium Name Bidding

Seperti yang Anda tahu, Anda dapat melakukan booking pada wallet ataupun username Anda sendiri dengan menggunakan VEX untuk mendapatkan nama premium seperti Singapore, Vietnam, Jakarta atau nama lainnya dan dapat Anda jual di secondary market kemudian hari.

Dan Lainnya
Vexanium masih mengembangkan fitur dan aplikasi lainnya guna mengembangkan ekosistem Vexanium di masa depan.

Rentetan Release Mainnet Dimulai mulai Hari ini, berikut adalah jadwalnya :

26 Juni 2019 – Genesis Block

29 Juni 2019 – Block Producers (BP) Release Documentation

29 Juni 2019 – PC Wallet SoftLaunch (No Voting , No Trading Ram)

30 Juni 2019 – Vexgift start withdraw Mainet VEX

1 Juli 2019 – Halving VEXGIFT

1 Juli 2019 – VEX Token >< VEX Coin Exchange Swapping

3 Juli 2019 – Browser / Explorer Launch No Trading Ram, BP Voting

3 Juli 2019 – PC Wallet Grand Launch

5 Juli 2019 – Create Token Dapp Release (Everyone can Create their Own VEX.Token)

8 Juli 2019 – Dapp Demo day

9 Juli 2019 – Vex Dapp Competition + Dapp Idea Submit

11 Juli 2019 – Independence Day (Grand Launching)
DAPP Launch , Mobile Wallet Launch (DAPP + Ram Trading + Voting) , VEX Developer Tutorial.

15 Juli 2019 – Vexanium DEX (Decentralized Exchange)

31 Juli 2019 – VEX Coin Swapping Close

Untuk mengembangkan teknologi blockchain yang dapat digunakan di banyak industri dan menjadi teknologi yang dapat diadopsi massal, Vexanium memiliki 5 fitur utama yang lebih unggul bila dibandingkan dengan teknologi blockchain lainnya.
Berikut adalah fitur teknologi blockchain Vexanium.

1. Dari segi skalabilitas,

Vexanium mampu menampung lebih dari 2000 TPS (Transactions per second/Transaksi perdetik), sementara sementara kebanyakan platform blockchain lain hanya mampu menampung 10 hingga 100 TPS saja.

2. Dari segi biaya transaksi,

Vexanium tidak menggunakan biaya transaksi seperti platform kebanyakan yang biasanya membutuhkan biaya transaksi di setiap transaksi yang dilakukan oleh pengguna.

3. Dari segi konsensus,

Vexanium akan menggunakan konsensus DPoS (Delegated Proof of Stake) yang berarti Vexanium akan lebih mengedepankan skalabilitas dan performa jaringan dengan menggunakan Block Producers. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai block producers, silahkan baca di SINI

4. Dari segi pembuatan smart contract dan bahasa pemrograman,

Vexanium akan menggunakan bahasa Pemrograman C++ sehingga programmer akan lebih mudah dalam membuat smart contract dengan menggunakan blockchain dari Vexanium.

5. Fitur anti pencurian dan pembekuan,

Dengan menggunakan DPos maka teknologi blockchain Vexanium akan mampu untuk memperbarui kode kontrak yang tidak sesuai atau salah tanpa melibatkan hard fork.

Sebagai pubic blockchain yang pertama dan terbesar di Indonesia, kami percaya Vexanium dapat memberi dampak signifikan di berbagai industri dengan menggunakan teknologi blockchain.