Blocksphere Indonesia Siap Buktikan Bahwa Blockchain Dapat Menjadi Katalis Kemajuan Teknologi Nusantara di Tahun 2020

Blocksphere Indonesia Siap Buktikan Bahwa Blockchain Dapat Menjadi Katalis Kemajuan Teknologi Nusantara di Tahun 2020

Jakarta, 26 Februari 2020 - Didirikan pada tahun 2017, Blocksphere Indonesia, sebuah perusahaan konsultasi dan pengembangan teknologi blockchain, kini memperkuat kehadirannya setelah resmi diakuisisi oleh Wira Group pada Februari 2020.

Selaras dengan pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai adopsi teknologi 4.0 demi kemajuan negara Indonesia, Blocksphere sepakat bahwa blockchain merupakan salah satu teknologi yang krusial dalam mendukung efisiensi dan transparansi sehingga Indonesia dapat mengantisipasi perubahan dunia yang sangat cepat.

Sebagai satu-satunya perusahaan konsultasi Blockchain dengan kantor pusat di Indonesia yang terdaftar di Gartner, Blocksphere Indonesia berkomitmen untuk membentuk ekosistem konsultansi, pengembangan, dan pelatihan Blockchain di negara ini.

Keahlian yang Luas
“Peluang proyek Blockchain di Indonesia luar biasa,”

ungkap Direktur Utama Blocksphere Indonesia,
Gilang Bhagaskara.

“Prospek implementasi teknologi ini ada di tiap industri. Selama berdirinya Blocksphere, kami sudah melaksanakan proyek di industri telekomunikasi, pengawasan lingkungan, transportasi, perbankan, exchange, agrikultur, bahkan pemerintahan. Dengan akuisisi saham dan suntikan dana ini, kami memperbesar skala operasi hingga dapat menjadi katalisator banyak perusahaan yang ingin mengimplementasi Blockchain secara riil. Baik startup maupun kelas enterprise.”

Perlu diketahui, sebelumnya Blocksphere telah membantu menyajikan solusi Blockchain-as-a-Service untuk salah satu perusahaan telekomunikasi Indonesia, termasuk solusi e-Pertanahan dan pembayaran multi-QR. Solusi lain yang didesain Blocksphere termasuk solusi kumpul-dana untuk pertanian, supply chain untuk sebuah online e-commerce, serta implementasi solusi carbon credit Blockchain pertama untuk organisasi resmi pencatatan carbon credit Asia. Perusahaan ini juga memberikan layanan konsultasi bagi entitas pemerintahan termasuk OJK, Bank Indonesia, Dirjen Perpajakan, dan Angkasa
Pura II.

Akuisisi Blocksphere oleh Wira Group Demi Potensi Blockchain Indonesia

Tujuan Akuisisi

Akuisisi oleh Wira Group ditujukan untuk meningkatkan skill set, jumlah, dan skala SDM Blocksphere Indonesia, pada sektor konsultansi, pengembangan sistem, serta produk digital berbasis platform Blockchain. Hal ini seiring dengan keinginan Presiden untuk memperbaiki adopsi teknologi dengan memperkuat kemampuan sumber daya lokal.


“Hardware is cheap, software is expensive, people are priceless,”

kutip Pandu Sastrowardoyo, VP of Consulting Blocksphere Indonesia & Supervisory Board Asosiasi Blockchain Indonesia.

“Di Blocksphere kami sangat menghargai professional skill, kemampuan komunikasi, dan analisis. Solusi kami diawali dengan rangka karya konsultasi untuk mendapatkan pengertian yang mendalam, dan diakhiri dengan implementasi yang sesuai ekspektasi. Pengalaman kami di bidang ini sudah membentuk ekosistem Indonesia selama 3 tahun belakangan. Pengalaman inilah yang kami duplikasi untuk SDM kami.”

Pendekatan ini, seiring dengan potensi yang ada, tentu menarik bagi perkembangan ekosistem Blockchain dan teknologi kedepannya. Oleh karenanya, Blocksphere menjadi salah satu anggota kunci Asosiasi Blockchain Indonesia, sebuah asosiasi perusahaan-perusahaan Blockchain di Indonesia. Pada tahun 2019 rekanan Asosiasi Blockchain Indonesia dan Blocksphere melaksanakan Finhacks bersama PT. Bank Central Asia, Tbk., sebuah Blockchain hackathon terbesar di Indonesia, melingkupi 4 kota dan ribuan peserta.
 

“Masa depan Indonesia ada di Blockchain,”

menurut Jean-Daniel Gauthier, Production VP Blocksphere Indonesia.

“Blockchain mampu membantu Indonesia mengintegrasikan data-data dalam jumlah besar tanpa konflik antar-kepentingan. Teknologi ini kunci untuk kerjasama banyak pihak, dan mampu menjadi enabler untuk teknologi-teknologi lain supaya lebih efektif beroperasi di Indonesia.”

Selain kemampuan Blockchain, PT Blocksphere Indonesia juga memiliki kemampuan mumpuni di Big Data, Mobile, Database, Infrastructure, serta teknologi mutakhir lainnya, demi menyediakan solusi yang terintegrasi bagi tiap pelanggannya.
 

“Intinya kami ingin membantu perusahaan mencapai visinya,”

sebut Suki Chendrawan, Business
Development VP Blocksphere Indonesia.

“Dengan pengalaman kami dan range of offering kami di bidang Konsultasi, Pengembangan, dan Pelatihan, Blocksphere siap untuk menjadi rekan terpercaya perusahaan Anda.”

Wira Group


Wira Group merupakan holding company sejak 2004 yang membawahi beberapa sektor industri yaitu properti, entertainment, retail, dan logistik. Semenjak tahun 2019, perusahaan yang berpusat di Solo, Jawa Tengah ini melebarkan sayapnya ke sektor IT.

Visi dari perusahaan ini adalah terciptanya sebuah ekosistem digital di Indonesia yang saling terhubung antara pusat perbelanjaan dan grosir di berbagai daerah. Demi mewujudkan visi tersebut perusahaan ini mendirikan serta melakukan berbagai investasi ke beberapa startup digital yang didalamnya meliputi e-commerce, logistik, payment, loyalty, dan O2O experience. Pengembangan ini diselaraskan dengan ekspansi bisnis properti Wira Group ke beberapa daerah, salah satunya dengan membuka trade center di Bali yang sudah akan didukung oleh fasilitas digital dan jaringan ke trade center seluruh Indonesia.