Bursa Saham Zipmex Mendapatkan Sertifikat Calon Pedagang Kripto Dari Bappebti

Bursa Saham Zipmex Mendapatkan Sertifikat Calon Pedagang Kripto Dari Bappebti

Jakarta, 2 Maret 2020 – Kabar baik bagi dunia Crypto Indonesia kembali berdengung, setelah sebelumnya beberapa exchange kripto telah terlebih dahulu terdaftar di Bappebti, kini giliran Crypto Exchange Zipmex menyusul. Adapun seperti yang diketahui bersama, ada sekitar 20-an Crypto Exchange yang memiliki entiti perusahaan di Indonesia. Berdasarkan peraturan Bappebti nomor 5 tahun 2019 tentang “Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Crypto di Bursa Berjangka” yang sedianya akan ditetapkan berlaku pada tanggal 8 Februari 2020, harus memenuhi semua aspek aturan agar terdaftar sebagai bursa berjangka secara resmi beroperasi di Indonesia. 

Zipmex telah beroperasi di Indonesia sekitar bulan September tahun 2019 hingga sekarang. Lalu pada tanggal 24 Februari 2020, Zipmex yang di gawangi oleh Marcus Lim yang juga adalah founder dan CEO Zipmex Global, telah mendapatkan “Sertifikat Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto” dengan nomor 004/BAPPEBTI/CP-AK/02/2020. Dengan adanya sertifikasi ini, maka PT. Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex) sudah secara legal telah melakukan pendaftaran ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang berlokasi di Jakarta. 

“Patuh dan taat pada regulasi adalah sebuah langkah yang tepat untuk adopsi ke market yang lebih luas. Tentu saja, ini akan memberikan kredibilitas dan legitimasi bagi industri aset digital sebagai kelas aset baru untuk investor yang unbank maupun investor tradisional. Atas dasar itulah Zipmex didirikan selain menawarkan perdagangan yang cepat, terjamin, dan aman ”

Ungkap Marcus Lim.

Disisi lainnya, Zipmex yang mempunyai perusahaan holding di Singapura, khususnya di bidang Exchange Kripto, sebelumnya juga telah mendapatkan Lisensi operasi dari otoritas keuangan Thailand. Setelah mematuhi beberapa aturan yang sangat ketat yaitu kepemilikan equitas bernilai $1.6 juta serta memenuhi standar tinggi dari sisi IT dan security system, Zipmex telah mendapatkan lisensi dari Kementrian Keuangan Negara dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand pada tahun 2019.

Dengan terdaftarnya Zipmex sebagai calon pedagang fisik aset kripto di Indonesia, maka komitmen Zipmex untuk mengubah perdagangan kripto dari hal yang biasa-biasa saja, akan menjadi arus utama pasar investasi yang baru dan tentunya akan menumbuhkan sektor ekonomi baru dalam dunia investasi di Indonesia. Saat ini, Zipmex sudah bisa melakukan top up dengan pembayaran Rupiah melalui akun Virtual. Disamping itu, Zipmex hanya membebankan withdraw fee sebesar 0.5% dengan minimal withdraw sebesar RP. 100.000. 

Selain dari perdagangan aset kripto, Zipmex juga memberikan layanan 100% asuransi atas aset-aset kripto yang dimiliki investor.  Adapun perdangan aset yang di kelola oleh Zipmex adalah Bitcoin (BTC), Etherium (ETH), Ripple (XRP) dan Litecoin (LTC). Dengan demikian, misi Zipmex untuk melebarkan sayap di Asia Pasifik, yaitu Australia, Singapura, Indonesia, Thailand, Malta, dan Filipina akan tercapai setelah bursa ini, satu persatu menyelesaikan legalitasnya seperti: telah terdaftar di AUSTRAC Australia, mendapatkan lisensi operasi di Thailand dan sertifikat sebagai calon pedagang aset kripto di Indonesia. (Red)